HTML5 Powered with CSS3 / Styling, and SemanticsLevel Double-A conformance, 
          W3C WAI Web Content Accessibility Guidelines 2.0

Pengadilan Negeri Airmadidi Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2018

on Jumat, 01 Juni 2018. Posted in Berita

Aimadidi, Jumat, 1 Juni 2018. Pengadilan Negeri Airmadidi melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasilan Tahun 2018 yang bertempat di halaman pengadilan. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Airmadidi yaitu Bapak Agus Tjahjo Mahendra, S.H. dan bertindak sebagai komandan upacara yaitu Kepala Bagian Umum dan Keuangan, Bapak Djoeli Iswahdjudi. Upacara tersebut diikuti oleh Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, karyawan dan karyawati, tenaga honorer, serta para calon hakim Pengadilan Negeri Airmadidi.

Upacara tersebut diawali oleh pengibaran bendera Merah Putih oleh para calon hakim yang masing-masing Ari Mukti Efendi, S.H., Christian Eliezer Oktavianus Rumbajan, S.H., dan Rizka Fakhry Alfiananda, S.H. Kemudian sebagaimana instruksi Mahkamah Agung melalui Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 318/SEK/KS.00/05/2018 tentang Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasilan Tahun 2018, maka maka Ketua Pengadilan Negeri Airmadidi menyampaikan sambutan Presiden Republik Indonesia dengan tema “KITA PANCASILA: BERSATU, BERBAGI, BERPRESTASI”. Melalui sambutan tersebut, Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia mengingatkan kembali bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang  dipidatokan Ir. Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Pancasila adalah jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

 

Selanjutnya melalui sambutan tersebut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap penguatan Pancasila sangat jelas dan kuat yang salah satunya dengan dibuatnya Unit Kerja Presiden Pembina Ideologi Pancasila melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017. Lembaga bertugas untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang terintegrasi dengan program pembangunan, pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan program lainnya. Presiden juga mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk bahu menyatukan hati, pikiran, dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan dengan didasarkan pada jati diri bangsa yang santun, berjiwa gotong royong, dan toleran. (RFA)